Dampak IoT Bagi Dunia Penerbangan

Dengan mulai masuknya IoT di dunia penerbangan, dipercaya dapat membawa peningkatan layanan kepada para penumpang. Diharapkan dalam kurun waktu 3 tahun mendatang, para penumpang dapat menikmati layanan mandiri penuh baik di bandara ataupun di dalam pesawat itu sendiri.

Menurut laporan “The Future is Connected” dari SITA, sebuah perusahaan IT global, 83 persen dari penumpang pesawat memiliki smartphone dan dengan IoT membuat pengalaman penerbangan penumpang menjadi lebih terhubungkan, dari mulai check-in hingga mendarat di tempat tujuan.

“Separuh dari perusahaan/maskapai penerbangan diyakini akan mulai mengadopsi dan menerapkan teknologi IoT hingga 3 tahun ke depan. Di saat yang bersamaan, bandara juga mulai mengembangkan infrastruktur yang mendukung IoT. Tentu saja ini akan membawa peningkatan dalam operasional dan pengalaman penumpang itu sendiri”, seperti dikatakan oleh Nigel Pickform, direktur Market Insight, SITA.

Smartphone membawa dampak dalam pengalaman penerbangan dan dengan peningkatan  pelayanan hingga 80% atau lebih pada saat check-in dan pemeriksaan boarding pass, menjadi sangat jelas bahwa penumpang pesawat sangat antusias menggunakan teknologi seperti ini.

Bersamaan dengan laporan penelitian SITA, disertakan beberapa komentar dan studi kasus dari beberapa bandara dan maskapai penerbangan dunia yang sudah mulai menerapkan sistem perjalanan penerbangan yang terkoneksi penuh.

Beberapa dari bandara tersebut adalah bandara Changi, bandara internasional Mumbai, maskapai penerbangan New Zealand, bandara internasional Miami.

 
Sumber: This is how IoT will transform the air travel experience

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × three =