SpaceX Akan Meluncurkan Satelit “Internet of Things” Untuk Perusahaan Kanada

SpaceX Falcon 9

SpaceX bukan satu – satu nya perusahaan yang mampu meluncurkan satelit dan membuat konstelasi satelit. Perusahaan yang berbasis di California ini baru saja mendapatkan kontrak untuk meluncurkan satelit dan membuat konstelasi / jaringan dari satelit.

Adalah Kepler Communications, perusahaan asal Kanada, yang telah mengkonfirmasikan akan menggunakan jasa SpaceX untuk meluncurkan satelit dan membuat konstelasi / jaringan dari satelit – satelit yang diluncurkan. Dijadwalkan SpaceX akan menggunakan 2 unit Falcon 9 untuk kebutuhan deployment satelit – satelit ini.
Satelit ini sendiri nantinya akan digunakan untuk kebutuhan IoT, yaitu menghubungkan beragam jenis perangkat ke internet; mulai dari perangkat dapur / kitchenware hingga kontainer – kontainer logistik.

kontainer logistik

Kepler dijadwalkan akan meluncurkan hingga 140 satelit dalam 1 konstelasi dan kegiatan ini diharapkan dapat rampung pada tahun 2023.
Memang jumlah ini sangat kecil jika dibandingkan dengan konstelasi satelit Starlink dari SpaceX, yang terdiri dari 42.000 satelit.
Namun, hal ini mempertegas bahwa ada ceruk / pasar yang cukup besar untuk peluncuran sekaligus membuat konstelasi / jaringan satelit berdasarkan kebutuhan spesifik pengguna.

“SpaceX merasa terhormat dipercaya oleh Kepler untuk meluncurkan nano-satelit Kepler dan pembentukan konstalasi dari nano-satelit tersebut. Nano-satelit akan mampu memberikan konektivitas internet yang lebih baik untuk kebutuhan Kepler.”, seperti dikatakan oleh Gwynne Shotwell, president dan COO SpaceX.
“SpaceX tidak sabar untuk segera meluncurkan nano-satelit Kepler”

Perusahaan riset Gartner Inc, baru – baru ini merilis data bahwa (perangkat) IoT akan meledak hingga 5.8 miliar pada tahun 2020, ini berarti ada peningkatan sebesar 21% dari tahun 2019 pada sektor otomotif dan perusahaan dengan skala besar.
Porsi besar akan ada di pasar terkait utilities (contoh: air, listrik, gas)

“Perangkat pembaca / metering listrik cerdas, baik pada sisi pengguna residensial maupun komersial, akan menjadi pendorong utama adopsi IoT pada pasar terkait utilities“, dikatakan oleh Peter Middleton, direktur riset senior pada Gartner.
“Kebutuhan untuk keamanan fisik dari suatu obyek, seperti deteksi penyusup ilegal pada gedung dan survailans (indoor / dalam gedung) akan menjadi pasar terbesar kedua setelah metering listrik cerdas.


Sumber:
SpaceX To Launch ‘Internet of Things’ Satellites For Canadian Company

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen + 10 =