Xiaomi Akan Menginvestasikan Lebih Dari 1.4 Milliar US Dollar Untuk Teknologi Berbasiskan AI Dan IoT

Xiaomi, perusahaan pembuat smartphone, berencana untuk menginvestasikan lebih dari 10 milliar yuan atau setara dengan 1.48 milliar US dollar pada area seperti AI dan IoT dalam rentang waktu hingga 5 tahun ke depan. Hal ini diungkapkan oleh Chairman and Chief Executive Lei Jun pada hari Jum’at, 11 Januari 2019.

Artificial Intelligence dan IoT, teknologi yang menghubungkan seluruh gawai/gadget dan peranti ke internet, akan menjadi bagian dari apa yang disebut sebagai strategi inti pengembangan perusahaan dalam 5 tahun ke depan, seperti dikatakan oleh Lei.

Perusahaan yang berkantor pusat di Beijing juga berencana untuk mengenalkan smartphone 5G pertama mereka di kuarter kedua tahun ini dan sangat optimis dengan komersialisasi dalam skala besar dari teknologi 5G dalam 2 hingga 3 tahun ke depan.

“5G akan membawa angin segar pada industri selular, karena era 5G akan memicu gelombang baru yang akan me-revolusi smartphone”, ditambahkan oleh Lei

Pemerintah China dilaporkan akan memberikan lisensi untuk sementara waktu kepada beberapa kota di China tahun ini. Menteri Industri dan Teknologi Informasi China, Miao Wei mengungkapkan hal tersebut pada wawancara dengan televisi nasional CCTV, pada hari kamis kemarin.

Harga saham Xiaomi melesat 3.7%, menjadi HK$10.34 pada perdagangan hari Jum’at kemarin di bursa efek Hongkong, setelah sebelumnya menyentuh record harga terendah, yaitu HK$9.44 pada hari sebelumnya.



Sumber:
Xiaomi to invest more than $1.4bn in AI and IoT technologies over 5 year

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − 10 =