Modul NB-IoT Pertama di Dunia diluncurkan

u-blox, perusahaan telekomunikasi global baru saja mengumumkan tertersediaan module terbaru yang mereka produksi: SARA-N2 Narrowband IoT (NB-IoT). Modul NB-IoT yang diyakini merupakan yang pertama di dunia ini telah mengikuti standarisasi 3GPP Release 13, yaitu standarisasi untuk Narrowband IoT (LTE Cat. NB1).

Modul ini didesain untuk dapat diaplikasikan pada smart building dan smart city, monitoring utilities (listrik, air, dsb); beberapa peralatan rumah tangga seperti kulkas, mesin cuci, dsb; pelacakan aset; dan sistem monitoring terkait data – data agrikultur dan lingkungan (contoh: bencana alam), sejatinya modul ini mampu beroperasi hingga 20 tahun dengan hanya ditenagai oleh baterai sel tunggal (single-cell battery). Modul ini sendiri memiliki dimensi 16 mm x 26 mm.

Dengan modul SARA-N2, pengguna dapat memanfaatkan teknologi komunikasi yang aman (berjalan di atas licensed spectrum). Downlink rates hingga 227 kbps dan uplink 21 kbps dan dapat digunakan di hampir seluruh kawasan di dunia karena mendukung 3 RF bands.

Seperti yang pernah diulas pada di MisterIoT sebelumnya, beberapa keunggulan NB-IoT adalah: selain daya / tenaga yang dibutuhkan sangat rendah (ultra-low power operation), jangkauan NB-IoT hingga 150.000 device hanya dengan 1 sel selular. Yang paling signifikan adalah NB-IoT menawarkan peningkatan sebesar 20 db link budget dari GPRS, untuk memberikan performa yang jauh lebih baik pada lingkungan yang tidak mendukung seperti di dalam gedung atau bahkan di bawah tanah.

Dibandingkan dengan Low Power Wide Area atau LPWA, NB-IoT menawarkan tingkat keamanan yang jauh lebih tinggi dan bebas dari interferensi karena beroperasi di atas jaringan dengan spektrum berlisensi. Keunggulan lainnya adalah latensi yang lebih rendah, mampu berjalan di atas jaringan 2G atau LTE yang sudah ada, hanya membutuhkan 200 kHz bandwith dan memiliki kekuatan transmisi yang lebih baik sehingga mampu meningkatkan kehandalan dan jangkauan jaringan.

Hal – hal yang tidak dapat (atau beresiko) dilakukan pada teknologi terdahulu, seperti upgrade firmware over the air (OTA), sekarang dapat dilakukan dengan NB-IoT.

Stefano Moioli, direktur pengembangan produk u-blox mengatakan: “u-blox adalah pionir untuk teknologi NB-IoT dan kami telah bekerjasama dengan beberapa perusahaan seperti Vodafone, Deutsche Telekom dan Huawei untuk percobaan teknologi NB-IoT pada aplikasi seperti smart metering dan parking. Percobaan kami ini telah membuktikan bahwa NB-IoT mampu beroperasi jauh lebih efisien dibandingkan dengan GPRS dan kami yakin dengan masa depan dari teknologi ini. Oleh karena itu kami dengan bangga hari ini mengumumkan ketersediaan modul pertama di dunia untuk NB-IoT dan mengajak pelanggan kami untuk memanfaatkan teknologi yang luar biasa ini.”

 
Sumber: World’s first cellular NB-IoT module combines easy, affordable, global connectivity with over 10 years’ battery life for low data rate IoT applications

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × three =