Teknologi NB-IoT

Saat ini tengah hangat diperbincangkan tentang NB-IoT, mungkin ada baiknya sedikit dibahas mengenai teknologi ini.

Apa itu teknologi Narrowband IoT (NB-IoT)?
NB-IoT adalah teknologi berbasis pita sempit dengan karakteristik:

  • Konsumsi listrik / power yang sangat rendah (biasanya hanya ditenagai oleh baterai)
  • Jangkauan yang sangat luas
  • Delay dan throughput yang rendah
  • Berbiaya rendah (perangkat pendukung maupun biaya koneksi)

Secara garis besar teknologi narrowband adalah kebalikan dari teknologi pita lebar (wide-band/broadband), dimana data rate lebih besar sehingga kebutuhan spektrum frekuensi lebih besar yang berakibat jumlah koneksi dan jangkauan menjadi lebih rendah dibandingkan narrowband, seperti gambar di bawah:

nb-wb

Teknologi NB-IoT sejatinya sudah dirintis sejak tahun 2014 oleh Huawei bekerjasama dengan Vodafone. Proposal rumusan tentang standarisasi uplink dan downlink dari NB-IoT ini akhirnya resmi dikirimkan ke 3GPP dan akhirnya dinamai NB-IoT pada bulan September 2015. Diharapkan implementasi dari NB-IoT ini sendiri akan berjalan secara penuh pada tahun 2016.

Kembali ke NB-IoT, NB-IoT secara spesifik ditujukan untuk penggunaan IoT atau internet of things, dimana akan menghubungkan sensor, devices (things) dalam jumlah yang sangat besar.

Saat ini masih terdapat dualisme antara NB-IoT dan NB-LTE, perbedaan utamanya adalah NB-LTE yang didukung oleh Nokia, Ericsson, Intel hanya berjalan di atas teknologi LTE sedangkan NB-IoT yang didukung oleh Vodafone and Huawei bisa berjalan di atas GSM dan LTE (dengan sedikit upgrade pada perangkat yang telah ada).

Standard teknologi manakah yang akan lebih banyak diadopsi?
Secara pribadi, MisterIOT lebih memilih NB-IoT karena dapat berjalan di atas teknologi yang sudah ada (tidak terpaku oleh teknologi LTE) dan tidak lupa adalah faktor Huawei 🙂

 

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 + thirteen =